31.5.14

Di Halte

Lama ga dijalanan kaya begini, nunggu bis, liat banyak orang orang dijalan yang bisa buat saya berpikir bahwa hidup saya jauh lebih beruntung daripada mereka. Harus banyak bersyukur. Dara

9.5.14

Kaya dan miskin

Ada pertanyaan yang selalu ada di pikiran saya. "gimana caranya orang bisa kaya?", "apa yang dia pikirkan sehingga dia bisa menjadi kaya?". Apakah dengan pembiasaan? Maksud saya seperti ini, orang kaya mengganggap mobil adalah hal yg biasa, punya mobil banyak adalah hal yang biasa. Sedangkan yang miskin mengganggap mobil adalah barang yang mewah yang jadi angan angan. Jadi pastilah orang kaya itu yg punya karena orang miskin menganggap itu hanya angan-angan, dan angan-angan itu tidak ada di dunia nyata.

8.5.14

konsep peluang untuk cara berpakaian

menulis lagi tentang uang sekarang. pendapatan saya yang harus mencukupi untuk bayar kuliah, bayar cicilan motor, dan bayar  KKL. yak! belom hal hal kecil seperti beli pertamax, uang saku buat kuliah. walaupun ayah mamah juga sebenarnya masih mampu untuk bayari saya kuliah, tapi kok rasanya ndak enak kalau terus meminta. saya juga mau belajar untuk bisa menggunakan uang dengan baik, membelanjakan uang dengan baik. sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.
wanita memang wajar kalau suka berbelanja, tapi akan menjadi tidak wajar jika belanjanya berlebihan. memangkas biaya hal lain yang lebih penting untuk dibelajakan barang yang tidak terlalu penting. bersambung ke arah belanja, terutama baju. berbelanja baju menurut saya tidak harus selalu yang mahal. yang murahpun boleh asal kita bisa memutar otak sedikit agar tetap kelihatan menarik jika dipakai. baju lama bisa di mix dengan baju baru supaya terlihat baru. memanfaatkan konsep peluang seperti contoh dibawah ini.
Tina membeli baju sebanyak 5 potong dan rok 5 potong, berapa cara memasangkan baju dan rok yang Tina punya?
kita bisa menjawabnya dengan 5 x 5 = 25 cara
pada umumnya wanita membeli baju seperti ini, membeli 1 rok dan 1 baju yang senada kemudian tidak berpikiran untuk di mix dengan baju lainnya. namun, dengan cara itu kita dapat tahu bahwa akan ada 25 cara berpakaian tina yang berbeda. benar bukan? jadi bukan 5 cara pakai, namun 25 cara berpakaian. hanya saja kita perlu berpikir sedikit cerdas,  bahwa 5 baju dan 5 rok tersebut memiliki warna yang bisa di mix satu sama lain, yang bukan sewarna namun jika di mix akan menghasilkan tampilan baru dan komposisi warna baru yang enak dilihat.


dora

7.5.14

Sibukkah saya atau ini hanya perasaan saya saja?

Selamat malam. Segera saya akan tuliskan kembali tulisan yang telah gagal 2x saya posting -____- Tentang suatu kesibukan yang menyebabkan seolah olah setiap waktu adalah sibuk dan pikiran kita seolah-olah sudah sangat sibuk dan "tolong jangan bebani saya lagi". Mengamati beberapa orang yang supersibuk, saya amati mereka kebanyakan: 1. Mengulangi pertanyaan yang sama, yang padahal sudah dijawab. 2. Takut dibebani lagi. 3. Tidak memperhatikan sesuatu yang dianggap tidak penting. 4. Tidak merespon hal yg banyak mengeluarkan tenaga tp tidak mengasilkan manfaat untuk diri sendiri. Sayapun demikian. Sehingga semua ini terasa menjadi beban. Tentu saja beban, karena tidak pernah melakukan hal seperti ini, dan sekarang harus sesibuk ini. Saya namakan sendiri saya sedang berada pada masa adaptasi. Adaptasi dari hal yang biasanya sederhana menjadi sedikit lebih capek dan rumit. Semoga masa adaptasi saya segera selesai, dan semoga ini menjadi kebiasaan saya, dan kemudian saya merasa bahwa ini bukan sibuk, tapi hal yang biasa, dan harus siap menghadapi hal yang lebih sibuk lagi.

5.4.14

saya kok bingung?

tentang pendidikan,

saya seorang guru saya akan berbendapat sesuai cara pandang saya, sesuai apa yang saya ketahui. maaf kalau tulisan ini egois sekali. tentang kurikulum, tentang sistem pendidikan yang ada di indonesia. tentang banyak orang yang selalu mencela sistem pendidikan di indonesia. mereka yang mencela, apakah mereka bisa membuat sistem ini jadi lebih baik? saya kok heran. mau tidak mau kan mereka juga harus melewati ini semua. bukankah, dengan sistem apapun bila dijalankan dengan baik akan menghasilkan hal yang baik? atau orang yang mencela tersebut adalah orang yang gagal dalam menjalankan sistem yang tidak lebih baik dari negara lain? saya kok jadi bingung sebenarnya orang itu sedang memikirkan apa? tentang pembelaan dirinya yang gagal dengan sistem ini? atau tentang dirinya yang dianggap dapat memperbaiki sistem ini? saya kok bingung..


dara

nilai atau ilmu?

assalamualaikum.. selamat sore..

postingan saya kali ini sedikit curhat, saya sedang memikirkan sesuatu hal. sebagai mahasiswa, saya bingung.. lebih baik nilai atau ilmu?
awalnya saya pikir nilai itu tidak penting, saya pikir ilmu itu yang lebih penting. saya dari SD sampai S1 tidak pernah sekalipun memikirkan nilai. yang saya tau, saya sekolah, saya bisa menjawab soal dengan baik. mamah ayah juga ndak pernah protes mau saya nilainya bagus atau jelek.
tapi di s2 ini, saya kok sedih kalau nilai saya kurang baik atau tidak lebih baik dari teman-teman saya. saya jg melihat salah satu murid les saya selalu ingin nilainya sempurna, saya kok jadi merasa nilai itu penting. tapi saya pikir lagi, kok ilmu juga penting. jadi apakah keduanya itu penting ya?
mungkin saya akan sedikit merubah paradigma saya, nilai dan ilmu duadua nya itu penting..


dora

23.2.14

SOSMED

semoga setelah ini saya bisa mengerti penggunaan sosmed seharusnya. bukankah orang yang terlalu mengeksis di sosmed itu adalah orang yang hanya sempat mengaktualisasikan diri di dunia maya? dan sedangkan kita hidup didunia nyata. saya seharusnya mengerti kalau ini adalah buang -buang waktu, seperti upload poto berlebihan, seperti menulis status yang berlebihan juga.
saya seharusnya mengerti dunia nyata sedang saya lalui sekarang, masih banyak hal-hal didunia nyata yang harus saya lakukan. banyak hal. saya punya murid, saya punya tanggung jawab untuk terus belajar, dan sebagainya.

saya punya mimpi, banyak mimpi, dan mimpi saya itu pada kehidupan nyata.

Dora

18.2.14

21:45 18.02.2014

pada dasarnya manusia itu tercipta dengan kelebihanya masing-masing.
kemudian kalimat itu dilanjutkan dengan pembahasan saya ini. saya harus mengerti betul bahwa tidak ada perempuan yang lebih jelek dari pada saya, tapi yang ada "letak kelebihan saya dengan dia itu berbeda". saya harus mencari cara bagaimana menambah kelebihan saya tanpa harus mencari kekurangan pada yang lain. lagipula kekurangan yang lain itu hanya ada dipikiran saya dan merupakan pendapat saya sendiri.

Dora

14.2.14

bla bla bla

apa-apa kalau..
kalau aku jadi anak orang kaya, yang minta apa-apa keturutan yang mau iphone gampang, yang mau punya mobil sendiri bisa. kemana mana bawa mobil. belanja ini itu. kuliah di luar negeri. belanja bisa jutaan ga pake dimarahin ayah mamah. bla bla bla.


kenapa selalu liatnya ke atas? kenapa selalu membandingkan dengan yang diatas? coba liatnya kebawah, pasti jadi yang..
alhamdulillah.. semuanya cukup dan kekurangan satu hal pun..

masing-masing sudah dengan hidupnya, cukup atau tidak tergantung bagaimana cara melihatnya..


Dora

4.2.14

Merk atau Absurd?

Selamat petang!

Menuliskan yang sebenarnya sudah lama ingin dituliskan, tentang "apa yang dibeli dan apa yang dipunya dikehidupan". hanya pemahaman absurd, saya maksud pemahaman saya yang absurd. saya pahami, dan pertanyaan pertama yang muncul dipikiran saya adalah "apakah orang yang sering membeli barang barang mahal dan bermerk akan mendapatkan seseorang yang bisa menunjang pola hidupnya? apakah dia juga akan hidup disekeliing orang yang bermerk hanya karena dia bermerk?"

saya termasuk orang yang mempunyai pemikiran, "membeli dengan semurah murahnya, mendapatkan dengan sebaik-baiknya, mendapatkan dengan secocok-cocoknya". bukan masalah harga, tidak harus harga. bukan masalah merk, tidak harus merk.

maaf ini tulisan absurd.

Dora