1.10.14

Yang Berkepentingan

Setiap orang mempunyai kepentingan masing-masing. dan masing-masing orang juga memperjuangkan kepentingannya. Yang membuat gawat adalah ketika masing-masing orang tersebut menjadi egois. menjadi tidak memahami kepentingan orang lain, dan menjadi diri sendiri yang akan selalu melihat dari dirinya sendiri. Tadinya saya sedang ada di kedua posisi tersebut. antara menjadi mementingkan kepentingan diri sendiri dan memikirkan kepentingan orang lain pula. Namun sekarang kondisinya menjadi, kepentingan saya yang terkorbankan. Mungkin kepentingan saya tidak begitu penting dibandingkan kepentingannya. mungkin bagi dia (mereka) seperti itu. Saya mungkin juga akan melakukan hal yang sama seperti mereka. Dibolak-balik saja keadaannya.

Setelah saya mengalami ini, dengan kepentingan saya menjadi terkorbankan, mungkin saya harus berpikir bahwa ini semua pasti ada hal baiknya. Saya berusaha agar selalu positif dalam menyikapi ini. walaupun saya sebenarnya ingin marah dengan yang bersangkutan (mereka), tapi sepertinya marah saya akan percuma. marah saya menjadi sia-sia.

Baiklah.. Saatnya memulai untuk menjadi manusia yang percaya akan kekuatan dari positif thinking.

Dara

28.9.14

Art and Recycle

Chalk Art

Lukisan Pita Kaset

Chank Art

Lukisan Pita Kaset

Gatau gimana, sekarang saya sedang tertarik dengan lukisan-lukisan ini setelah datang di Garuda Art Festival. menurut saya ini sangat kreatif. seperti judul tesis saya yang berkaitan dengan kreatif matematis. (peace :p)
Saya pikir, manusia-manusia ini kok kreatif sekali. dan menurut saya lukisan dari pita kaset juga termasuk ke dalam recycle karena pada jaman sekarang banyak orang sudah jarang mendengarkan musik melalui kaset pita ini, dan orang-orang ini malah memanfaatkan kaset yang sudah tidak terpakai untuk melukis. menurut saya ini keren sekali dan sangat kreatif.
Untuk lukisan dari pita kaset, saya menanyakan pada pelukisnya, harga sekitar 300rb. mungkin ini bisa jadi ide untuk hadiah atau untuk mas kawin. hihihihi sedangkan chalk art nya bisa jadi ide untuk poto preweed. hahahaha ketahuan kalau saya ngebet nikah ya? hahahaha harap maklum yaaa pembaca.

Dara

26.9.14

Tukang Gosip

sekarang tentang teman, dan tentang bersosialisasi.
kadang apa yang kita katakan menjadi bomerang untuk kita sendiri sekalipun itu bukanlah kata-kata yang menjelekkan orang lain atau kata-kata yang buruk. kadang orang bisa salah mengartikan apa yang kita katakan. namun ada pula yang sengaja menyebarkan hal yang tidak baik tentang kita (gosip).

mungkin biarkan saja orang lain membicarakan kita. jangan berpikir bahwa apa yang dibicarakan orang lain akan membuat diri kita berkurang. justru lebih baik adalah jangan didengarkan apa kata mereka.

Sekolah?

keluar negeri? sekolah ke luar negeri? apakah itu susah? ataukah pikiran saya sendiri yang membuat ini seolah-olah susah? kalau susah, kenapa masih ada anak indonesia yang bisa sekolah keluar negeri? kalau susah, kenapa masih ada yang bisa? kalau ada yang bisa, berarti akupun masih punya peluang. iya bukan? setuju dengan saya?

apakah semua ini terlihat susah hanya dipikiran saya saja? sebatas di pikiran saya saja? atau bagaimana?

lalu saya harus merubah pola pikir saya. saya harus mulai berpikir bahwa sekolah ke luar negeri itu mudah. lalu bagaimana caranya? lalu?

saya berniat pada ilmu pendidikan, cara guru mengajar. mungkin saya akan coba. setelah saya selesai menyelesaikan s2.

20.9.14

Baca Lalu Menulislah

Bagaimana saya bisa menulis jika saya tidak bisa membaca terlebih dahulu? Disaat belajar untuk menulis, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca. Coba bayangkan jika kita bisa menulis namun tak bisa membaca? Tidak mungkin bukan? Seharusnya saya harus mengerti, jika saya ingin menjadi penulis yang baik, maka jadilah pembaca tulisan yang baik pula. Ini berlaku untuk aktivitas blogging saya dan mungkin selanjutnya akan berlaku pada tesis saya.. :P

18.9.14

Ignorance is Bliss

Kadang ketidaktahuan akan menjadi lebih membahagiakan.

Ketidaktahuan tentang orang lain yang membicarakan kita, Saya pikir mungkin lebih baik saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan tentang saya. Karena jika saya tahu itu sangat mengganggu pikiran saya, karena saya bukan orang yang masa bodoh untuk hal ini. Saya pikir apa yang dikatakan orang lain biarkanlah menjadi konsumsi mereka sendiri, saya tidak perlu mengetahuinya. Saya dengan hidup saya sendiri, dengan pikiran saya sendiri, dengan apa yang saya usahakan untuk mendapatkan apa yang saya inginkan.

Dora.

Berpakaian

Cara berpakaian. Saya lebih senang berpakaian sesuai cara saya sendiri. Memakai baju ini itu, warna ini itu sesuai apa yang saya mau. Yang saya perhatikan dalam berpakaian adalah tempat dimana saya berada, bertemu siapa saja saya, dan warna apa yang cocok. Saya tidak makan merk. Saya lebih suka baju yang terlihat wah dengan ide saya sendiri. Bukan baju yang terlihat wah karena merk dan harga. Menurut saya, berpakaian itu hak setiap individu. Seperti terserah saya mau beli baju berapa, akan memakai baju apa.

16.9.14

Tesis yang Masih Begini!

Bagaimana kalau pagi ini saya menulis tentang tesis?










ini isinya. hahahahahaha

14.9.14

Ini curhat!

Apa yang kamu rasakan jika kamu menjadi seorang guru yang mempunyai murid yang tidak bisa berhitung? Apakah kamu berpikir tentang bagaimana orang tuanya mendidik anaknya tersebut? Ataukah kamu akan berpikir untuk tidak mempedulikan anak tersebut? Ataukah tetap mempedulikan anak tersebut dengan perhatian lebih ke anak itu namun dengan mengorbankan murid yang lain? Ataukah dengan mengorbankan waktumu sendiri untuk berfokus ke anak itu dan tidak mengorbankan murid yang lain?

12.9.14

Tesis

jadi apalagi yang mau saya tulis di malam ini?
mungkin tentang tesis? ya mungkin..

jadi bagaimana membuat awalan itu? ide itu? sangat amat membingungkan, namun seharusnya saya tidak mengatakan demikian. karena saya memang tidak boleh mengatakan bahwa tesis adalah hal yang sangat rumit. tesis itu hanya perlu di kerjakan, dialami, di jalani, iya bukan?

masalah ide, masalah bagaimana memulai awal itu biar nanti saya dijalani. biar nanti saja. biar lama-lama pikiran yang menemukan jalannya sendiri. saya pasrahkan kepada pikiran saya, semoga segera bekerja mencari idenya. hihihi

dara